Kamis, 29 Mei 2014
Senin, 26 Mei 2014
Minggu, 25 Mei 2014
REVIEW ANIMASI EROPA 2D "Le jour des corneilles ( The Day of the Crows )" || AHMAD MUSA .Z (702012129)
Le jour des corneilles ( The
Day of the Crows ) adalah film animasi untuk anak-anak .Waktunya
berjalan sekitar 94 menit . Film Ini diproduksi di Perancis , Belgia , Luksemburg dan
Kanada , disutradarai oleh Jean - Christophe Dessaint , ditulis oleh Amandine
Taffin , dan longgar. Film ini terinspirasi oleh sebuah buku yang ditulis pada tahun
2004 oleh Jean - François Beauchemin .
Sebuah tren baru-baru ini seperti
dalam film seperti Hotel Transylvania dan The Croods,
bercerita tentang ayah yang berusaha untuk menjaga anak-anak mereka dari pengaruh luar .
Ini juga merupakan premis The Day of the Crows , di mana Courge dan anaknya
hidup seperti orang liar di hutan . " Courge " berarti " labu,
dan juga berarti "idiot " ; dan anaknya tidak memiliki nama , jadi
saya akan merujuk kepadanya sebagai anak ( dengan permintaan maaf kepada
Bastion ) . Courge membenci paranoid peradaban manusia , sampai membesarkan
anaknya dengan berpikir bahwa tidak ada orang lain di dunia . Anak itu
percaya bahwa jika ia melangkah di luar hutan , dia akan hilang selamanya -
sampai suatu hari ia melihat dua sosok berjalan jauh di kejauhan , dan mulai
bertanya-tanya .
REVIEW "The Many Adventures of Winnie the Pooh" || YANUAR DWI .H (702012031)
"The Many Adventures of Winnie the Pooh"
merupakan sebuah film animasi full- length ditahun 1977 yang
disutradarai dan diproduseri oleh Wolfgang Reitherman. Film yang
diproduksi oleh Walt Disney ini diadaptasi dari buku Winnie-the-Pooh
karya A.
A. Milne, dan terdiri dari tiga segmen cerita yang berbeda yang
kisahnya diambil dari bukunya yang berjudul Winnie the Pooh and the Honey
Tree, Winnie the Pooh and the Blustery Day, dan Winnie the Pooh
and Tigger Too. Film ini disuarakan oleh Sterling Holloway, John Fiedler,
Junius
Matthews, Paul Winchell, Howard Morris,
Bruce
Reitherman, Jon Walmsley dan Timothy
Turner, dirilis pada tanggal 11 Maret 1977 dan didistribusikan
oleh Buena Vista Distribution.Kamis, 22 Mei 2014
REVIEW FILM ANIMASI 2D (INDONESIA) "Battle Of Surabaya" || DENI ARIYA HIMAWAN (702012022)
Cerita dibuka dengan visualisasi dahsyat dari pemboman kota Hiroshima oleh Sekutu yang menandakan menyerahnya Jepang. "Indonesia merdeka, itu yang kudengar di RRI, Jepang menyerah!!" kata Musa. Tetapi langit Surabaya kembali merah dengan peristiwa Insiden Bendera dan kedatangan Sekutu yang ditumpangi oleh Belanda. Belum lagi gangguan oleh beberapa kelompok pemuda Kipas Hitam yang dilawan oleh Pemuda Republiken. Residen Sudirman, Gubernur Suryo, Pak Moestopo, Bung Tomo dan tokoh-tokoh lain membangkitkan semangat arek-arek Suroboyo & pemuda Indonesia bangkit melawan penjajahan.
Yohanes S Nugroho 702012016 || Inuyasha : Affections Touching Across Time
200 tahun yang lalu,
ayah Inuyasha pernah mengalahkan siluman ngengat yang kuat dari Cina bernama
Hyoga. Sekarang saat Inuyasha sedang memburu Naraku bersama teman-temannya,
sekeping pecahan shikon no tama membebaskan Menomaru, putra Hyoga. Menomaru
kemudian hendak membalas dendam dan membebaskan kembali kekuatan ayahnya yang
disegel bersama dengan tubuhnya. Bersama dua anak buahnya, Hari dan Ruri,
Menomaru pun mulai melawan Inuyasha. Sango dan Miroku kewalahan menghadapi
keduanya, di mana Ruri meniru ‘lubang angin’ milik Miroku dan Hari mencuri
sahabat terpercaya Sango, Kirara. Menomaru memberi kutukan pada Kagome hingga
gadis itu beralih menjadi musuh Inuyasha.
Langganan:
Komentar (Atom)




